entertogel agen judi bola terpercaya Casino Online Situs DominoQQ Terbaik Dengan Server Tercepat 2019 Bandar Togel | Togel Online | Togel Hongkong | Judi Togel Agen Poker BandarQ Online ituQQ Agen Live Casino Online Agen Judi BandarQ Poker Domino Online Indonesia Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel - Judi Togel - Togel Online Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino 99 Online Agen Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino QQ Online Agen Judi Togel - Bandar Togel Online - Judi Lotto - Agen Toto Online Agen Live Casino 338A Online Agen Poker Domino Ceme Online AFAPOKER RGOBET Wigobet JokerQQ HonorQQ RezekiBET AGEN BOLA TERPERCAYA / AGEN CASINO TERBESAR
Pokerpromo | Bandarqq Online | Domino 99 | Judi Online | QQ Online

Situs Judi Online Terpercaya

Pemain Satria Muda Belajar Membatik

Lensadunia.net | Tak hanya terampil menggiring bola basket di arena basket sana, ternyata anak-anak Satria Muda (SM) Britama ini pun ternyata jago dalam hal membatik.

Awalnya anak-anak Satria Muda ini tampak kebingungan saat pertama kali diberi perangkat membantik saat belasan pria bertumbuh tinggi ini tiba di lokasi membatik Pria tampan, di Manang, Sukoharjo,Jawa Tengah.

Setelah diberi contoh oleh para pekerja di pabrik batik tersebut, para pemain Satria Muda diantaranya Faisal Ahmad, Arki Dikania Wisnu, Vinton Nolland, Rony Gunawan, hingga sang pelatih Cokorda Raka Satrya Wibawa inipun langsung memahami cara membatik yang benar.

Senda dan tawa mewarnai aksi para pebasket saat membatik. Tak jarang, diantara para pemain saling ejek saat melihat lukisan milik teman satu klubnya, gambar membatiknya jauh diantara yang lain. Meski begitu, mereka begitu terampil mengikuti langkah-langkah membatik mulai dari membuat pola, mencetak, hingga mewarnai kain batik.

Tak hanya itu saja, mereka pun tak mempedulikan tangan mereka penuh dengan cat batik. Hasilnya meski masih jauh dari sempurna, namun mereka tidak mempedulikannya. Senyum kepuasan terlihat dari wajah para pemain Satria Muda ini saat hasil membatiknya selesai.

“Kalau melihat orang membatik sering. Ternyata sulit juga ya ternyata membatik itu. Perlu kesabaran dan konsentrasi seperti main basket saja,” jelas point guard, Faisal J Ahmad, di Sukoharjo,Jawa Tengah, Senin (10/2/2014).

Lontaran senadapun diucapkan Kevin Yonas. Pemain yang menempati berposisi center ini mengaku kalau disuruh memilih antara batik dan bermain basket, tentu saja dirinya lebih memilih bermain basket. Sebab, membatik tidak seperti yang dipikirkan Kevin selama ini. Kevin mengaku saat memulai membatik, dirinya tidak begitu sabar dan cukup kesal karena sulitnya membatik.

Meski begitu, Kevin mengaku senang bisa memiliki pengalaman baru bisa membuat batik.

“Mengesalkan karena sangat sulit. Butuh ketekunan dan harus teliti. Tapi ini pengalaman pertama saya yang cukup menyenangkan,” terang Kevin.

Terpisah, pelatih Cokorda Raka Satrya mengatakan kalau pihaknya sengaja membawa anak asuhnya ke tempat cara membuat batik. Selain untuk memberikan penyegaran terhadap anak asuhnya agar tidak terlalu tegang mengikuti kompetisi basket yang begitu padat, pihaknya memang ingin memberikan pengalaman baru kepada para pemain SM dengan belajar membatik.

Apalagi para pembuat batik di negeri ini patut diberi apresiasi yang luar biasa karena tingkat kesulitan pembuatannya. “Susah dan butuh ketelitian. Memang perlu diapresiasi para pembuat batik di Indonesia,” jelasnya.

Share this post:

Recent Posts